Tampilkan postingan dengan label bakar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bakar. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Oktober 2012

IKAN BAKAR DAN SAMBAL EBI

Assalamualaykum




Siang-siang makan nasi anget bersama ikan bakar, lalap dan sambal....aduuuuhhh nggak nahaaannn....Nasi sebakul bakalan habis !! hihi....
Begitulah yang terjadi pada saya hari ini. Kemarin ketika belanja di tukang sayur, stok ikannya masih banyak. Padahal sudah menjelang tengah hari. Awalnya saya ngelirik udang. Tapi begitu tukang sayur menunjukkan dagangannya berupa ikan mujaer besar-besar, alamaaaakkk nggak tahan untuk tidak membelinya ! Mujaer 3 ekor seberat 1,2 kg benar-benar meruntuhkan iman saya (halah....). Tanpa babibu saya beli aja ikan itu semuanya. Begitu masuk rumah langsung saya kucuri jeruk nipis dan garam. Setelah dicuci saya rendam dalam bumbu dan tadi pagi saya bakar memakai daun pisang, hmmm...wangi...

Sedang untuk sambalnya, saya mencoba resep Sambal Ebi yang saya dapat dari tabloid Saji. Penasaran seperti apa rasanya sambal yang diulegi ebi di dalamnya. Biasanya kan pake terasi. Biarpun terasi dan ebi berbahan dasar udang, tetap aja beda jauh rasanya. Rasanya tetap enak, tapi kalo disuruh milih, saya tetap milih pake terasi. Udah nyantol di lidah tuh terasinya, hehe...Seperti biasa, pembuatan sambal sesuai selera saya ya. Jadi nggak niru plek resep aslinya.

Sebenarnya saya ingin motret Sambal Ebinya secara khusus. Tapi ketika sedang asyik foto-foto, petugas PLN datang untuk ngecek listrik di rumah tetangga. Langsung kocar-kacir ngeberesi properti buat foto-foto, karena motretnya di ruang tamu. Saya pikir petugas PLN juga bakalan datang ke rumah, ternyata engggak. Duh kegeeran banget sama tukang listrik !! Akhirnya batal deh mau motret Sambal Ebi, karena semua properti udah diberesi. Mood motret juga udah ilang. Tapi tetap saya tulis resepnya ya.

Biasanya saya kalo motret di lantai atas, dibawah jemuran baju, hahaha...(opo maneh iki.....). Tapi ketika 2 minggu yang lalu saya terpeleset di tangga dan kaki saya memar (sampai sekarang ada 1 bekas memar yang belum sembuh), saya mencoba memotret di lantai bawah aja. Dan sinar yang bagus memang di ruang tamu. Tinggal buka pintu dan menata meja, siap deh buat motret. Ok, yuk diintip resepnya....




Bahan :
3 ekor ( 1,2 kg) ikan mujaer
2 bh jeruk nipis
garam
4 sdm kecap manis
3 siung bawang putih halus
2 sdm saus tiram
1 sdm margarin, lelehkan
daun pisang secukupnya

Sambal :
2 sdm ebi, rendam air panas sampai lunak, haluskan
10 bh cabe merah besar
5 bh cabe rawit merah
4 bh bawang merah
2 siung bawang putih
2 lbr daun jeruk, robek-robek
1 sdt gula merah, disisir
garam secukupnya
jeruk limau secukupnya

Cara membuat :
1. Bersihkan ikan dari sisik, insang dan isi perutnya. Kerat menggunakan pisau tajam. Cuci bersih, kucuri dengan air jeruk nipis dan garam. Biarkan 15 menit, cuci bersih lagi.
2. Campur jadi satu kecap manis, bawang putih halus, saus tiram dan margarin leleh aduk rata. Balurkan bumbu kecap ini ke seluruh badan ikan. Biarkan selama 30 menit supaya meresap (saya simpan semalam di kulkas). Bungkus menggunakan daun pisang. Bakar menggunakan penjepit kawat, bolak-balik ikan sampai matang. Sisihkan.
3. Sambal : Rebus cabe merah, cabe rawit, bawang merah dan bawang putih dalam air mendidih selama 15 menit. Angkat, tiriskan. Uleg halus.
4. Panaskan sedikit minyak di wajan, tumis ebi halus sampai harum. Masukkan cabe halus dan daun jeruk, aduk aduk. Beri garam dan gula merah. Aduk sampai sambal agak kering dan matang. Kucuri jeruk limau bila suka.
5. Sajikan ikan bakar bersama nasi hangat dan sambal ebi. Nikmati bersama lalapan.





Sabtu, 25 Agustus 2012

PEPES NASI BAKAR


Assalamualaykum


TANTANGAN KEHORMATAN GRUP DAPUR AISYAH, APRIL 2012

Alhamdulillah, bisa juga menyelesaikan tantangan kali ini. Sempat binun mau bikin masakan apa gitu. Akhirnya diputuskan bikin Nasi Pepes Bakar. Nasi ini sering saya buat dalam masakan harian saya. Mudah banget bikinnya. Bisa dibuat menggunakan nasi yang dimasak sehari hari, kemudian tinggal membuat tumisannya saja. Garnishnya berupa cabe merah besar yang saya bentuk menjadi bunga.


Tema : Olahan Nasi/Beras + Garnish
Ide tema : Mbak Lia 'Dapure UmmuAisy'
Oleh : Rina Audie

Bahan :
300 gr beras
Air secukupnya
Teri medan, digoreng kering
Daun salam secukupnya
Daun pisang secukupnya

Bahan tumisan :
6 butir bw merah
4 siung bw putih
1 bh dada ayam, direbus, potong dadu
1 bh wortel, potong dadu
100 gr buncis, potong 1 cm
2 sdm saus tiram
1 sdt kecap asin
2 sdm kecap manis
1 btg daun bawang, iris halus
garam, gula merica secukupnya


Cara membuat :
1. Masak beras seperti biasa. Setelah matang, sisihkan.
2. Tumisan : tumis bw merah, bw putih sampai wangi. Masukkan daging ayam, wortel, dan buncis.
3. Bumbui dengan saus tiram, kecap asin, kecap manis, garam, gula dan merica. Masak sampai matang. Masukkan daun bawang. Angkat.
4. Campur nasi dan teri medan goreng, aduk rata.
5. Ambil selembar daun pisang, beri daun salam. Letakkan nasi diatasnya, beri 2 sdm tumis ayam dan sayur. Gulung sambil dipadatkan. Semat kedua sisinya dengan lidi.
6. Kukus selama 30 menit. Setelah dikukus lanjutkan dengan dibakar, sampai daun menjadi sedikit kering. Angkat. Sajikan.