Tampilkan postingan dengan label ayam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ayam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juni 2013

Nugget Tempe Sayur

Assalamualaykum


Beberapa waktu yang lalu saya pernah berpikir untuk membuat snack yang gurih. Setelah browsing internet saya tertarik untuk bikin nugget tempe ini.
Bahannya yang mudah dan sederhana yang jadi prioritas utama. Awalnya pingin bikin risoles tapi kok khawatir badan belum kuat bikin kulitnya yang makan waktu lama. Akhirnya terpikir bikin nugget tempe aja karena belum pernah mencoba. Kalo nugget tahu malah udah beberapa kali cuma nggak difoto karena males. Resep dasarnya saya ambil dari Sajian Sedap dan diolah sesuai keinginan saya. Untuk pelapisnya saya menggunakan larutan terigu karena saya menghindari minyak yang berbuih ketika digoreng. selain itu juga supaya nugget tidak banyak menyerap minyak. Hasilnya nugget tempe yang yummy karena pake daging dan juga keju. Nggak usah banyak ngomong langsung ceki-ceki resepnya aja ya (lagi males ngetik).

Bahan :
200 gr tempe
150 gr daging ayam/sapi giling
1 bh wortel, serut kasar
1 batang daun bawang, iris halus
1 sdm tepung panir
2 sdm keju parut
1 butir telur
3 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
2 sdm tepung terigu
75-100 ml air
Tepung panir secukupnya
Minyak goreng

Cara membuat :
1. Kukus tempe selama 20 menit, angkat dan haluskan
2. Haluskan bawang merah dan bawang putih.
3. Campur tempe halus, daging ayam, wortel serut, daun bawang, tepung panir, keju parut, telur dan juga bumbu halus. Beri garam dan merica bubuk, aduk rata. Cek rasanya.
4. Siapkan loyang persegi ukuran 18x18 cm alasi alumunium foil dan olesi minyak goreng. Panaskan kukusan sampai mendidih.
5. Tuang adonan tempe ke dalam loyang dan ratakan.
6. Kukus selama 30 menit sampai padat. Angkat dari kukusan dan dinginkan.
7. Dalam sebuah mangkuk campur terigu dan air, aduk sampai menjadi adonan yang licin.
8. Potong nugget tempe, celupkan dalam adonan terigu dan gulingkan ke dalam tepung panir. Diamkan sedikitnya selama 15 menit supaya tepung panir benar-benar melekat
9. Panaskan minyak goreng yang cukup banyak. Goreng nugget tempe sampai kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.


Selasa, 02 April 2013

SATE USUS

Asssalamualaykum


Kali ini saya mau sharing tentang sate usus, yaitu lauk yang biasa tersedia di tempat Wedangan atau hik. Wedangan atau hik bagi warga di area Solo dan Jogja sangat familiar.
Tempat ini adalah tempat untuk kongkow (nongkrong) malam hari. Hik ini kalo nggak salah singkatan dari Hidangan Istimewa Kampung. Makanan yang disajikan memang khas makanan kampung yang murah meriah. Contohnya seperti nasi kucing, nasi dengan porsi sedikit yang diberi lauk sejumput bandeng goreng dan sambel. Ada juga nasi dengan lauk oseng oseng tempe (orek tempe) dengan sambel. Biarpun jenis pilihan nasinya sangat terbatas tapi lauk yang disediakan cukup melimpah. Ada sate usus ini, sate telur puyuh , sate sosis, tahu goreng, tempe mendoan, sate kerang, tempe bacem dan banyak lagi. Kalo disuruh ngitung dan menyebutkan, waaaaaa.....buanyaaaakkk, sampai nggak hapal satu persatu. Sedang untuk minumannya rata rata standar, seperti teh panas, es teh, lemon tea dan wedang jahe.

Tapi di Solo beberapa tahun belakangan ngetrend warung hik dengan aneka macam nasi, tidak hanya nasi kucing. Ada nasi rica ayam atau nasi goreng juga (yang lainnya saya lupa, hihi...). Tempatnya agak luas dan terang benderang (barusan dapat chat dari adik saya kalo hik jenis ini, yang terang benderang, banyak yang pada tutup alias nggak jualan lagi), tidak seperti hik pada umumnya yang penerangannya agak remang remang karena hanya menggunakan lampu teplok (lampu minyak tanah dengan sumbu). Kalo disuruh milih, saya lebih suka hik yang memakai lampu teplok ini karena suasananya khas. Eksotis kali ya hihi....(halah, opo maneh kui...). Jika kita makan di hik, biasanya pelayan akan membakar lauk pilihan kita diatas anglo (kompor berbahan bakar arang). Oleh karena itu penyajian lauk di warung hik selalu berbentuk sate, karena memudahkan ketika membakarnya. Selain menjadi hangat, laukpun jadi punya aroma bakaran yang khas. Apalagi biasanya lauknya didominasi dengan olahan bacem alias manis. Kebayang aromanya kan kalo dibakar diatas arang, hmmmm....

Salah satu lauk yang terkadang saya comot ketika wedangan di hik adalah sate usus ini. Hari ini bikin sate usus karena kangen dengan suasana wedangan di kampung. Cara bikinnya juga mudah, usus ayam tinggal dimasak bacem. Setelah matang ditusuki di tusuk sate dan dibakar sebentar di atas api. Udah deh sate usus siap jadi lauk. Biarpun mudah tapi kebanyakan orang pada males ngolah usus ini karena baunya yang agak menyengat ketika mentah. Tapi saya mencoba merebusnya dengan mengganti airnya beberapa kali. Perebusan pertama dan kedua dibuang airnya dan perebusan ketiga saya beri jahe geprek dan daun jeruk. Alhamdulillah baunya banyak berkurang. Jika setelah direbus dua kali masih berbau, ada baiknya direbus kembali dan dibuang airnya. Setelah baunya banyak berkurang, barulah direbus bersama jahe dan daun jeruk. Setelah dibuat bacem, usus tidak meninggalkan bau sama sekali.. Konon kata orang, sebelum usus direbus, ada yang mengatakan untuk merendam usus dalam air kapur sirih bening selama beberapa jam. Tujuannya untuk menghilangkan bau. Jika dipikir, salah satu fungsi kapur adalah untuk menyerap bau (jadi ingat jadul kalo ada sumur yang airnya berbau diberi kapur untuk menghilangkan baunya). Tapi saya belum pernah praktek, jadi tidak tau kebenarannya, hehe...
Ok deh sekian dulu ya ngocehnya. Dan daripada banyak ngomong, yuk ditilik resep sate ususnya yuk....

Bahan :
500 gr usus ayam, cuci bersih
sejempol besar jahe, memarkan
3 lbr daun jeruk
1 ruas jempol lengkuas, memarkan
2 lbr daun salam
500 ml air kelapa/air biasa
75 ml kecap manis
50 gr gula merah
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir

Bumbu halus :
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
1/2 sdt ketumbar
3 butir kemiri

Cara membuat :
1. Rebus usus sampai mendidih airnya kemudian buang air rebusannya. Rebus kembali usus sampai mendidih, dan buang kembali airnya. Rebus kembali usus bersama dengan jahe dan daun jeruk selama 10 menit. Angkat usus dan tiriskan.
2. Panaskan sedikit minyak di atas wajan, tumis bumbu halus sampai wangi, masukkan salam dan lengkuas. Tuangi air kelapa, kecap manis, gula merah, garam, merica dan gula pasir. Biarkan mendidih.
3. Masukkan usus dan biarkan mendidih kembali. Cek rasanya. Rebus usus sampai airnya menyusut. Matikan api dan biarkan dingin.
4. Tiriskan usus dari kuahnya kemudian tusuk menggunakan tusuk sate lalu bakar di atas api. Sajikan.

salah satu warung hik di Kota Solo yang sempat dipotret adik saya kemudian dikirim via chat

Kamis, 21 Maret 2013

Ayam Kecap

Assalamualaykum


Alhamdulillah internet sudah normal kembali. Makasih ya Smartfren. Gitu doong, jangan lelet lagi seperti tempo hari yang sampai berhari hari
(sory bukan promo atau muji ya, cuma mengekspresikan rasa senang, biar adil setelah kemarin bawel karena internet lelet). Ayam kecap ini saya buat kemarin untuk menemani lauk makan siang. Selama saya sakit thypus, ayam kecap inilah yang sering dibuat. Siapa yang bikin ? Ya hubbylah, hehe....Hubby bukan seorang yang bisa masak, tapi karena kepepet harus ngasih makan anak dan bini yang lagi kena thypus, mau nggak mau harus masak lauk sendiri. Kalo mau jajan, waktu itu ngeri melihat saya terkapar karena thypus. Takut kalo kuman thypus ikut ngumpet di dalam makanan yang dibeli, hiiiyyy..... Ketika masak ayam kecap ini, dia bolak balik dari dapur ke kamar tidur untuk tanya bumbu dan proses pembuatannya. Dari mulai membersihkan ayam sampai ayamnya matang. Alhamdulillah saat itupun selalu dibantu anak wedok (perempuan), yang dikasih tugas ngupasin bawang. Hasil masakannya yaaaaa....cukup enak deh. Tapi berhubung dia yang masak ya dipuji puji sendiri. Katanya ayam kecapnya enak banget. Narsis. Kalo minta pendapat saya dan saya bilang lumayan, jawabnya "waduh istriku sirik setelah suaminya yang ganteng ini bisa masak ayam", hahahahaaaaa.....Konyol rasanya mendengar kalimatnya. Maunya sih dipuji gitu, tapi memang bininya sengaja pelit pujian, hahaha.....

Ayam kecap ini sepertinya sudah jadi lauk wajib ibu-ibu ya untuk menu sehari hari. Ini salah satu menu andalan untuk menghadapai mati gaya waktu di dapur. Sering kan kita kita bingung mau nyediain menu apa yang kira kira cocok buat orang serumah. Naaahhh ayam kecap ini salah satu solusinya. Masaknya cepat, ringkas dan pastinya enak. Sengaja ayamnya dipotong agak kecil kecil supaya bumbu cepat meresap. Ketika saya sakit ayam kecap ini tidak pake merica karena saya tidak boleh mengkonsumsinya  Bahkan sampai sekarangpun saya masih menjaga asupan makanan beserta bumbu bumbu terutama yang pedas dan menyengat. Tapi di bawah ini saya tulis resep lengkapnya ya. Karena mau difoto, ayam kecapnya sengaja ditaburi seledri cincang dan kacang mede biar sedikit gaya......

Bahan :
1 ekor ayam, potong 14 bagian
8 butir bawang merah, iris tipis ( bisa pake 1 bh bawang bombay )
4 siung bawang putih, cincang halus
1 sdt kecap ikan/kecap asin
2 sdm saus tiram
75-100 ml kecap manis
1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir
1/4 sdt merica bubuk
250-300 ml air

Cara membuat :
1. Cuci bersih ayam, jika perlu kucuri dengan jerik nipis dan garam untuk menghilangkan baunya. Cuci bersih kembali.
2. Panaskan minyak yang cukup banyak di wajan, goreng ayam sampai kecoklatan. Tapi jangan sampai terlalu kering ya. Angkat dan tiriskan.
3. Panaskan kembali sedikit minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukkan kecap ikan, ayam goreng dan kecap manis.
4. Masukkan air, saus tiram, garam, gula dan merica. Biarkan mendidih, dan koreksi rasanya. Jika sudah pas, kecilkan apinya, masak sampai bumbu meresap dan kuah mengental. Jika airnya menyusut tapi bumbu belum meresap, bisa ditambah air lagi. Angkat dan sajikan.



Minggu, 20 Januari 2013

NASI KEBULI AYAM GORENG

Assalamualaykum


Hari minggu kemarin saya bikin Nasi Kebuli Ayam. Udah lama saya bookmark resep ini.
Resep ini saya contek dari blognya Mbak Endang, Just Try & Taste. Penasaran dengan rasa nasi kebuli ayam ini. Sewaktu di Solo saya pernah makan nasi kebuli kambing. Diberi oleh teman adik saya yang orang Arab. Pertama kali makan langsung nyantol di lidah. Nasinya harum rempah. Begitu dicicipi, masya Allah enak banget. Padahal ketika mencium bau rempahnya saya sempat ragu, enak apa nggak ya ? Ternyata dugaan saya meleset jauh. Sejak itu saya kepingin banget bikin sendiri, tapi sampai sekarang nggak diberi (atau belum kali ya) resepnya. Ketika salah satu pusat perbelanjaan yang besar di Solo, Grand Mall Solo berdiri, saya pernah menyempatkan makan disana dan pesan Nasi Kebuli ini. Rasanya ??? Alamaaakkkk....tidak seperti apa yang saya bayangkan. Saya hanya makan setengah sendok makan. Sisanya saya udah lupa. Entah dihabiskan adik saya atau tidak.

Membuat resep ini sangat mudah, cuma menumis bumbu, kemudian masukkan ayam dan direbus sampai empuk. Setelah itu ayamnya digoreng dan air kaldunya dipake untuk masak nasi. Tapi rempah yang dibutuhkan cukup banyak jenisnya. Selain itu saya juga tidak pake bawang bombai goreng. Taburan nasinya saya pake bawang goreng saja. Kismis yang di resep aslinya cuma 1 sdm, saya tambah juga karena saya suka kismis. Hasilnya, nasi kebuli ayam dengan aroma rempah yang kuat. Terutama kayumanis dan cengkihnya. Lain kali jika membuatnya lagi, kedua bahan ini akan saya kurangi sedikit.

Setelah menghabiskan sepiring nasi yang penuh dengan aroma rempah, sangat nikmat rasanya jika dilengkapi dengan segelas es jeruk yang segar, slruuuuppp...aaahhhh....


Bahan :
1 ekor ayam, potong menjadi 12-14 bagian
500 gr beras
500 ml air
50-75 gr kismis, cuci bersih
bawang goreng untuk taburan
3 batang kayumanis
3 batang serai, memarkan
8 butir cengkih
4 butir kapulaga
3 butir bunga pekak/bunga lawang/star anise
2 sdt garam
1 sdt kaldu bubuk ( saya nggak pake )

Bumbu halus :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1/2 butir biji pala
3 cm jahe
1 sdm ketumbar sangrai
1 sdt merica butiran sangrai
1/2 sdt jinten sangrai

Cara membuat :
1. Cuci bersih ayam, sisihkan.
2. Panaskan sedikit minyak, tumis kayumanis, serai, cengkih, kapulaga, dan bunga pekak sampai harum. Masukkan bumbu halus aduk sampai rata dan matang. Beri 100 ml air, garam dan kaldu bubuk.
2. Masukkan ayam, aduk-aduk sampai rata. Tuangi 400 ml air dan tutup wajan. Masak sampai ayam menjadi empuk. Cek rasanya, jika kurang garam bisa ditambahkan.
3. Angkat ayam dari air kaldu. Sisihkan.
4. Campur beras dan air kaldu di dalam baskom rice cooker. Tambahkan garam dan air secukupnya jika perlu. Tekan tombol "cook" dan biarkan sampai nasi matang. Jika tombol cook sudah padam, masukkan kismis dan aduk sampai rata. Tutup kembali rice cooker dan biarkan sampai kismis menjadi mekar dan lunak.
5. Panaskan minyak goreng dalam wajan, goreng ayam sampai matang dan agak kering. Angkat dan tiriskan. Sajikan nasi kebuli bersama ayam goreng.




Rabu, 19 Desember 2012

NASI MUTIARA KUNING

Assalamualaykum




Nasi ini saya bikin karena ingin memberdayakan kaldu ayam sisa merebus ayam. Biasanya saya bikin untuk membuat sayur nangka.
Tapi karena bosen ya saya pake untuk masak nasi. Sebagai pelengkapnya saya bikin juga sambel kemiri. Sambel ini adalah resep dari ibu kost ketika tinggal di Bawen dulu.Sebelum tau sambel kemiri, biasanya saya bikin sambel tomat atau terasi. Gimana rasanya ? Yuk bikin yuk...

Bahan Sambel Kemiri :
10 bh cabe merah besar
5 bh cabe rawit merah (sesuai selera ya)
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt terasi
5 butir kemiri
2 sdt gula merah
garam secukupnya

Cara membuat :
1. Goreng semua bahan kecuali gula dan garam sampai matang, tapi jangan terlalu kering ya.
2. haluskan/uleg semua bahan sampai halus. Tambahkan gula merah dan garam. Uleg lagi sampi rata. Cek rasanya. Sambel kemiri siap dinikmati.

Bahan :
1 ekor ayam, potong 12 bagian
500 gr beras, cuci bersih
600 ml air kaldu sisa rebusan ayam
2 lbr daun pandan
5 lembar daun salam
5 lbr daun jeruk
2 batang serai, memarkan

Bumbu halus :
20 butir bawang merah
10 siung bawang putih
10 cm kunyit
10 cm lengkuas
10 butir kemiri
garam secukupnya

Cara membuat :
1. Didihkan 400 ml air, bumbu halus, daun salam, daun jeruk dan serai. Setelah mendidih masukkan potongan ayam. Rebus sampai empuk dan air menyusut. Tiriskan ayam. Ukur kaldu sebanyak 600 ml.
2. Campur air kaldu ayam, daun pandan dan beras, cek rasanya. Jika kurang gurih bisa ditambah garam. Masak sampai menjadi nasi aron.
3. Kukus dalam dandang selama 30 menit sampai matang.
4. Panaskan minyak goreng yang cukup banyak, goreng ayam sampai matang.
5. Sajikan nasi bersama ayam goreng, sambel kemiri, lalap dan kerupuk.

Note : Jika menggunakan rice cooker/magic com masukkan air kaldu dan beras ke dalam baskom rice cooker. Tekan tombol "cook" dan biarkan sampai nasi matang.




Sabtu, 03 November 2012

GHANAIAN JOLLOF RICE

Assalamualaykum




Akhirnyaaaa terlaksana juga membuat Ghanaian Jollof Rice ini. Alhamdulillah. Sudah sejak bulan Oktober lalu saya ngincer resep ini.
Resep aslinya dari Mbak Erika Sari. Halo buk, resepnya enak lho. Makasih ya, muah-muah......

Seperti biasa, resep yang saya incer biasanya yang simpel. Simpel bahannya dan simpel proses pembuatannya. Ogah yang ribet karena tenaga saya yang sangat terbatas dikarenakan penyakit rematik saya yang mudah kambuh, sehingga tidak bisa terlalu capek. Padahal saya ingin lebih banyak lagi praktik resep ini dan itu, terutama baking. Dibandingkan masak memasak, saya lebih suka baking. Hobi baking sudah saya mulai sejak kelas 5 SD, sedang masak memasak baru saya lakukan setelah menginjak SMA. Niat awal bikin blog, saya pingin sharing resep tentang bikin kue dan snack. Tapi setelah blognya jadi, makin kesini lha kok yang diposting resep masakan melulu, hihi...penyebabnya ya itu tadi, tenaga yang sangat terbatas, sementara saya harus masak tiap hari untuk keluarga. Sering juga sih keluarga minta saya untuk sering bikin kue dan cemilan, tapi hal ini saya kabulkan jika nggak ada masalah dengan penyakit saya. Akhirnya untuk ngisi blog biar nggak nganggur, ya masakan yang saya buat aja. Untuk resep ini sedikit saya modif ya. Mb Erikaaaa....maaf ya, eike nggak nurut sama resepnya nih, hihi...
Yuk diintip resepnya yuk...



Bahan :
500 gr beras
600 ml air
1/2 ekor ayam, potong 6 bagian
2 bh wortel, potong dadu
2 batang daun bawang, iris tipis (saya lupa nggak pake)
 2 cm jahe, dimemarkan
2 sdm saus tomat
garam, gula secukupnya

Bumbu halus :
3 cabe merah besar
2 bh tomat merah
10 butir bawang merah
6 siung bawang putih .

Pelengkap :
tomat
ketimun
telur dadar
kerupuk/emping
bawang goreng
sambal

Cara membuat :
1. Cuci beras sampai bersih, tiriskan. Kukus sampai setengah matang kurleb 30 menit.
2. Tumis jahe sampai wangi, tambahkan bumbu halus, ayam, saus tomat, garam dan gula. Masak sampai ayam empuk. Angkat ayam dan sisihkan.
3. Masukkan wortel dan air ke dalam bumbu tadi, rebus sampai mendidih. Matikan api, masukkan beras dan daun bawang ke dalamnya. Biarkan air diserap oleh beras tanpa menyalakan api.
4. Setelah airnya diserap oleh beras, kukus lagi selama 25 menit sampai matang. Angkat beras dari kukusan.
5. Untuk ayamnya, panaskan sedikit minyak di atas wajan teflon, panggang ayam sampai berwarna kuning agak kecoklatan. Angkat. Sajikan nasi bersama ayam disertai pelengkapnya.





Rabu, 31 Oktober 2012

NASI HUJAN PANAS DAN AYAM TOMATO

Assalamualaykum




Alhamdulillah bisa ngeblog lagi. Kalo sudah ngeblog gini happy deh rasanya. Mood udah kembali sedikit demi sedikit. Aaaaahhhh...senangnyaaaa....
Kali ini saya masak Nasi Hujan Panas dan Ayam Tomat. Resep saya dapat dari Kak CT Delima. Sudah lama ingin membuat resep ini. Ketika membaca resepnya saya sempat bingung karena ada bumbu bernama rempah 4 beradik. Kata Kak CT, rempah ini disebut juga dengan rempah tumis, yaitu kulit kayumanis, bunga lawang (star anise), cengkih dan kapulaga. Kalo itu sih, saya selalu sedia di rumah karena saya suka masak opor ayam atau gule. Kemudian ada juga bawang besar. Bawang besar ini saya "terjemahkan" sebagai bawang bombay.Untuk bumbu ada sedikit yang saya kurangi. Kak CT memakai kaldu ayam instan (kalo nggak salah terjemahan lho ya) untuk nasinya. Sedang saya memakai kaldu ayam segar. Saya juga nggak pake pasta tomat karena nggak punya. Proses pembuatan juga sedikit saya ubah. Maaf ya Kak, kalo saya sedikit durhaka terhadap resep Kak CT ini. Sekali lagi mohon dimaafkan ya Kak...

Kemudian saya juga nggak pake acar mentah karena nggak ketemu nanas. Sempat ragu juga, mau dibuat apa tidak. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak membuatnya. Seharusnya pake acar mentah supaya lebih sedap. Tapi bila ingin membuatnya, silakan berkunjung ke blognya Kak CT ya...Takaran resep juga saya ubah sedikit, menyesuaikan jumlah penghuni di rumah yang juga sedikit.

Akhir kata. terimakasih tak terhingga tuk Kak CT yang telah berbagi resep yang demikian sedap. Di lain waktu saya akan bikin lagi resep ini karena memang enak.



Nasi Hujan Panas :
500 gr beras
air kaldu secukupnya (menyesuaikan dengan jenis beras yang dipake)
1 batang kulit kayumanis
2 bh bunga lawang/pekak
3 bh kapulaga
2 kuntum cengkih
1 bh bawang bombay, cincang halus
3 siung bawang putih, cincang halus
2 cm jahe, dimemarkan
2 lbr daun pandan
garam secukupnya

Cara membuat :
1. Cuci beras, tiriskan.
2. Panaskan sedikit minyak di atas wajam. Tumis kayumanis, bunga lawang, kapulaga dan cengkih sampai wangi. Menyusul bawang bombay, bawang putih, jahe dan daun pandan. Aduk sampai wangi.
3. Masukkan air kaldu dan beras. Beri garam. Masak sampai airnya habis dan menjadi beras aron.
4. Kukus beras aron selama 30 menit sampai matang.

*jika menggunakan rice cooker/magic com masukkan beras ke dalam baskom rice cooker kemudian dituangi air kaldu dan bumbu tumis di atas. Masak sampai matang.








Ayam Tomato :
1/2 ekor ayam, dipotong 6 bagian
1 sdt bubuk kunyit (saya pake kunyit segar yang diparut)
1 batang kayumanis
2 bh bunga lawang
2 kuntum cengkih
2 sdm saus tomat
2 sdm saus sambal
3 bh cabe merah keriting, iris serong tipis
300 ml air
1 bh tomat,potong dadu
garam, gula secukupnya

Bumbu halus :
1/2 bh bawang bombay
3 siung bawang putih
2 cm jahe

Cara membuat :
1. Cuci bersih ayam, tiriskan. Taburi dengan kunyit parut dan garam, biarkan selama 20 menit. Goreng sampai setengah matang, tiriskan.
2. Tumis kayumanis, bunga lawang dan cengkih sampai wangi. Masukkan bumbu halus, cabe iris, ayam goreng, saus tomat dan saus sambal. Beri air. Bumbui garam dan gula. Biarkan mendidih, cek rasanya. Jika sudah pas biarkan ayam matang dan kuah menyusut. Masukkan tomat, aduk rata. Sajikan nasi hujan panas besama dengan ayam tomato.







Minggu, 21 Oktober 2012

KARI NASI AYAM

Assalamualaykum




Untuk menu hari ini saya bikin Kari Nasi Ayam. Resep saya dapatkan dari tabloid kuliner. Sudah lama ngincer resep ini. Mumpung masih punya bumbu kari, saya bikin aja tadi pagi. Enak deh. Gurih khas kari gitu.


Bahan
300 gr beras, cuci bersih
500 gr ayam, potong-potong, cuci bersih
1 liter santan sedang
1 buah serai, memarkan
2 lbr daun salam
4 cm lengkuas, memarkan
3 lbr daun jeruk, buang tulang daunnya
1 sdm bumbu kari bubuk
 1 sdt gula merah
garam dan merica secukupnya

Bumbu halus :
1/2 sdt jinten
1 sdt ketumbar
2 bh cabe merah besar
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
4 butir kemiri
2 cm kunyit
1 cm kencur

Cara membuat :
1. Panaskan sedikit minyak di wajan, tumis bumbu halus sampai harum.
2. Masukkan serai, daun salam, lengkuas dan daun jeruk. Menyusul daging ayam, aduk rata.
3. Masukkan bumbu kari dan santan. beri gula merah, garam dan merica bubuk. Cicipi rasanya. Masak sampai ayam matang dan empuk. Matikan api, angkat ayam dari kuah santan, sisihkan.
4. Masukkan beras ke dalam kuah santan, nyalakan api. Masak beras sampai santan habis dan menjadi nasi aron. Bila dirasa terlalu kering, tambahkan air panas. Jangan lupa beri sedikit garam supaya agak gurih. Jangan lupa cicipi ya.
5. Kukus beras sampai matang.
6. Goreng ayam dalam minyak sampai agak kering. Sajikan nasi kari dan ayam goreng.







Sabtu, 29 September 2012

AYAM TERIYAKI DAN SALAD MAYONAISE

Assalamualaykum





Beberapa waktu yang lalu di sebuah grup dapur yang saya ikuti, salah satu membernya bertanya tentang cara membuat salad mayonaise ala restoran Jepang.
Sudah lama saya mencari resep salad ini. Ternyata mudah dan simpel baik bahan dan cara membuatnya. Langsung saya kepingin membuatnya karena ingat dengan rasanya yang manis asam segar. Salad ini saya contek dari teman baik saya Maydina Safitri. Mb May, makasih ya buat resep saladnya. Cocok nih saya dengan resepnya. Tapi saya modif sedikit, menyesuaikan bahan yang ada. Saya nggak pake lobak karena nggak nemu bahan ini. Mohon ijin untuk share disini ya...

Setelah mendapat resp salad, saya malah bingung lauk yang cocok untuk menemani salad ini, hehe.... Biasanya kalo bikin menu, kita akan mencari pelengkap yang cocok. Lha ini kok malah kebalik. Akhirnya saya teringat bila sedang makan di resto Jepang, biasanya saya makan ayam teriyaki. Ya sudahlah bikin ayam teriyaki saja untuk menu makan hari ini. Resep ayam teriyakinya saya buat sendiri hasil modifikasi, dan saya sesuaikan dengan selera saya.




Bahan Ayam Teriyaki :
500 gr daging ayam, potong kecil
5 sdm saus teriyaki
4 siung bawang putih, parut halus
1 jempol jahe, parut halus
1 bh bawang bombay, iris memanjang
3 sdm kecap manis
garam, gula dan merica bubuk secukupnya
50 ml air

Cara membuat :
1. Rendam daging ayam dalam campuran saus teriyaki, bawang putih dan jahe. Aduk rata dan biarkan selama 1 jam supaya meresap ( saya simpan selama semalam dalam lemari es ).
2. Tumis bawang bombay sampai layu, masukkan ayam berbumbu. Beri kecap, garam, gula dan merica, aduk rata. Tuangi air. Cek rasanya. Masak ayam sampai bumbu meresap, kuah menyusut dan mengental.

Bahan salad :
200 gr wortel, serut panjang
200 gr lobak putih, serut panjang (saya nggak pake)
200 gr kol, iris halus
1 sdt cuka
1 sdt gula pasir
100 ml mayonaise
2 sdm saus tomat
3 sdm susu kental manis putih

Cara membuat :
1. Remas-remas lobak dan wortel (dalam wadah terpisah ) bersama dengan cuka dan gula pasir   sampai lemas. Sisihkan.
2. Campur mayonaise, saus tomat, dan susu kental manis, aduk rata. Cek rasanya, harus manis, asem dan gurih. Bila suka pedas tambahkan saus sambal ya.
3. Campur jadi satu, wortel, lobak dan kol, tuangi sausnya. Aduk rata.







Rabu, 19 September 2012

NASI BAKMOY

Assalamualaykum



Pagi ini cuaca di Ciledug mendung. Semalam baru saja turun hujan, tapi sebentar. Alhamdulillah sudah mendapat berkah dan rahmat dari Allah yang sudah lama ditunggu. Lumayan, udara tidak begitu panas sekali seperti kemarin-kemarin. Tanaman juga bisa dapat air tanpa saya sirami.


Hari ini saya masak Nasi Bakmoy. Dapat resep dari Cik Ine. Kata Cik Ine, Nasi Bakmoy biasa dihidangkan di rumah duka. Sudah beberapa kali saya masak Nasi Bakmoy ini. Sekali mencoba, saya langsung cocok dan biasa saya sajikan untuk hidangan sehari-hari. Enak, bahannya juga mudah didapat. Seperti biasa resepnya sudah saya modifikasi sesuai selera saya ya.

Bahan :
1/2 ekor ayam
250 gr tahu putih, potong dadu
2 cm jahe dimemarkan
5 butir bawang merah, dicincang kasar
3 siung bawang putih dimemarkan
2 sdm ebi, rendam air panas, haluskan
1 sdm kecap ikan/asin
5 butir telur rebus
300 ml kaldu ayam
10 sdm kecap manis
2 sdm saus tiram
garam secukupnya
1 sdt gula pasir
1/2 sdt merica bubuk

Bahan kuah :
700 ml kaldu ayam
1/2 sdt merica bubuk
1 batang daun bawang, iris halus
garam secukupnya

Air bawang (kedua bahan dicampur jadi satu):
2 siung bawang putih dihaluskan
100 ml air matang suhu ruang

Cara membuat :
1. Rebus ayam dengan air sampai empuk. Angkat, tiriskan. Sisihkan kaldunya, ukur sebanyak 1000  ml.  Ambil dagingnya dan potong dadu Sisihkan.
2. Goreng tahu sampai setengah matang, sisihkan.
3. Tumis jahe sampai wangi, masukkan bawang merah, bawang putih dan ebi. Tuangi kecap ikan/asin. Masukkan ayam,tahu dan telur rebus. Beri kecap, saus tiram dan tuangi kaldu ayam. Bumbui garam, gula dan merica. Masak sampai meresap dan kuah mengental.
3. Kuah : Rebus kaldu sampai mendidih, beri garam dan merica. Masukkan daun bawang.
4. Penyajian : dalam sebuah piring letakkan nasi secukupnya, beri tumisan ayam dan tahu beserta telur. Beri sedikit kuah tumisan. Guyur dengan kaldu ayam panas dan sesendok air bawang. Sajikan.



Senin, 03 September 2012

KETAN BIRU ISI AYAM

Assalamualaykum





PR GRUP DAPUR AISYAH, JUNI 2012

Alhamdulillah selesai juga peernya. Ide awal ingin membuat semar mendem. Tinggal bikin kulitnya, tapi badan udah capek duluan. Akhirnya saya buat aja bentuknya bulat bulat, diisi ayam dan diguyur kuah santan. Alhamdulillah enak juga. Sehari langsung habis.


Tema : Olahan Beras Ketan
Ide tema : Hanni Al Bughuri
Nama resep : Ketan Biru Isi Ayam
Dibuat oleh : Rina Audie

Bahan :
200 gr beras ketan, rendam semalam
250 ml santan
1/2 sdt garam
2 tetes pewarna biru

Isi :
1/2 sdt ketumbar
5 butir bw merah
3 siung bw putih
250 gr daging ayam, cincang kasar
garam, gula, merica, penyedap rasa

Saus :
300 ml santan dari 1/2 butir kelapa parut
1 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
1 sdm tapioka/maizena/tep beras, larutkan dengan sedikit air

Cara membuat :
1. Isi : haluskan ketumbar, bw merah dan bw putih. Tumis dengan sedikit minyak. Masukkan ayam aduk rata. Beri garam, gula, merica dan penyedap rasa. Masak sampai ayam matang, angkat biarkan dingin.
2. Campur beras ketan, santan, garam dan pewarna biru dalam sebuah loyang, kukus selama 30 menit. Setelah santan diserap, angkat. Aduk rata kukus kembali selama 15 menit. Angkat biarkan hangat.
3. Saus : Campur santan, gula dan garam, didihkan sambil diaduk aduk supaya santan tidak pecah. Tuangi larutan tapioka, aduk sampai meletup letup.
4. Ambil selembar plastik olesi minyak goreng, beri 1-2 sdm ketan, beri isi, bulatkan. Letakkan dalam takir daun pisang, siram dengan kuah santan. Sajikan.