Tampilkan postingan dengan label tapioka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tapioka. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Juni 2013

Bubur Singkong Mutiara

Assalamualaykum


Cuaca yang tidak menentu kadang panas menyengat tapi mendadak hujan deras dan dingin membuat perut sering keroncongan. Terpikir deh bikin bubur yang mengenyangkan biar bentar-bentar nggak protes.
Sudah beberapa hari nggak ketemu singkong di tukang sayur karena cepet ludes. Hawa dingin memang paling asyik makan singkong goreng anget-anget. Setelah kemarin dapat singkong tadi pagi langsung dieksekusi, sekalian mengurangi stok sagu mutiara di dapur.


Bahan :
500 gr singkong kupas, potong dadu
500 ml air
125 gr gula merah
2 lbr daun pandan
1/4 sdt garam
1-2 sdm gula pasir (gunakan jika diperlukan)
1 sdm tapioka/kanji/aci, larutkan dengan sedikit air
250 gr sagu mutiara matang (resep disini)

Kuah santan : (rebus sambil diaduk-aduk supaya tidak pecah)
500 ml santan dari 1/2 butir kelapa parut
1/2 sdt garam

Cara membuat :
1. Rebus air dan gula merah sampai larut, saring. Rebus kembali dan tambahkan daun pandan dan garam. Biarkan mendidih. Cek rasanya, jika kurang manis tambahkan gula pasir.
2. Masukkan singkong, rebus sampai empuk dan kuah benrkurang. Jika kuahnya menyusut banyak sementara singkong belum empuk tambahkan air panas.
3. Masukkan larutan tapioka dan masak sampai kental dan meletup-letup. Matikan api.
4. Dalam sebuah mangkuk letakkan bubur singkong, beri sagu mutiara dan siram dengan kuah santan. Sajikan.


Minggu, 21 April 2013

Talam Lapis Roti Tawar

Assalamualaykum


Apa kabar semua ?? Lama ya saya nggak update blog. Hampir 3 minggu meliburkan diri dari bikin snack dan motret. Sengaja libur ya ?? Iya, emang sengaja karena kebetulan badan kurang sehat.
Sehari setelah posting Sate Usus, saya makan gorengan plus cabe. Udah deh kumat maagnya (bandel). Padahal saya udah dilarang keras makan cabe kok ya nekat, nggak tahan liat bakwan dan segambreng cabe rawit. Keesokan harinya langsung mual sampai 3-4 hari lamanya. Kalo udah berasa mual gitu, duuuuhhh sengsara banget rasanya. Makan dan minum nggak bisa. Ujung-ujungnya lemas banget ni badan. Sempat deh terucap, setelah sembuh nanti nggak akan makan cabe lagi. Tapi lidah tak bertulang, ketika kemarin dapat nasi kenduri dari tetangga dan ada urap, saya nekat nyomot bumbu urapnya yang pedes. Comot sedikit sih. Tapi berulang ulang. Kalo ditotal ada 1 sdm kali, hahahahaaaa....(dassar mencla-mencle). Alhamdulillah sampai detik ini lambung saya anteng dan dingin. Semoga saja bisa kuat ngadepin rayuan berupa makanan yang pedes-pedes, aamiin....

Dan setelah merasa sehat, tadi pagi saya bikin snack ini. Nyontek dari blognya Zila Norazila. Ngiler liat picnya. Kombinasi warna kuenya juga cantik, coklat dan orange. Seperti biasa resepnya dimodif dikit supaya lebih praktis. Maaf ya Zila, jika resepnya diubah sedikit sesuai seleraku. Resep ini menggunakan loyang bulat diameter 20cm yang telah dialasi alumunium foil dan dioles minyak goreng. Jika tidak ada alu foil bisa menggunakan plastik tebal tahan panas. Proses pembuatannya cukup mudah, hanya diblender saja supaya irit cucian, hehe...Dan satu lagi, resep ini nggak pake telur lho (ini mah favorit banget, hihi...). Setelah matang dan dicicip, rasanya mrip dengan kue lapis beras tapi lebih padat. Hal ini karena penggunaan roti tawar yang ada dalam resepnya. Santan yang dipake pun santan segar yang telah direbus dulu supaya tidak mudah basi.

Setelah jadi dan ingin dipotret, barulah bingung cari tempat untuk motret karena hujan dan mendung gelap sekali. Terpaksa motret di ruang tamu yang sumber cahayanya kurang bagus (terlalu keras karena harus buka pintu) menurut saya.

Bahan :
800 ml santan dari 1 butir kelapa parut
2 lbr daun pandan
2 lbr daun jeruk
8 lembar roti tawar tanpa kulit, sobek kecil kecil
100 gr gula pasir
100 gr tepung beras
75 gr tepung tapioka/kanji/aci
1/2 sdt garam
1/2 sdt pasta pandan
1/2 sdt pasta coklat
1/2 sdt pasta orange

Cara membuat :
1. Rebus santan, daun pandan dan daun jeruk sambil diaduk-aduk sampai mendidih supaya santan tidak pecah. Dinginkan, buang daun pandan dan daun jeruknya.
2. Alasi loyang bulat diameter 20cm dengan alu foil dan olesi sedikit minyak goreng. Panaskan kukusan.
3. Rendam roti tawar dan 200 ml santan, biarkan selama 10 menit sampai santan diserap oleh roti.
4. Masukkan ke dalam blender, disusul oleh gula pasir. Tambahkan sedikit santan supaya blender bisa berputar. Proses sampai halus.
5. Masukkan tepung beras, tepung tapioka dan garam. Tuangi sedikit santan kemudian proses sampai licin dan rata.
6. Setelah halus, tuangkan ke dalam wadah besar dan masukkan sisa santan, aduk rata.
7. Bagi adonan menjadi 3 bagian, beri pasta pandan, coklat dan orange.
8. Tuangkan 1/2 bagian adonan pandan, kukus sampai mengeras selama 10 menit. Tuangi adonan coklat, kukus lagi selama 10 menit. Tuangi adonan orange dan kukus selama 10 menit. Lakukan terus sampai adonan habis. Setelah lapisan paling atas dituang, kukus selama 15 menit.
9. Setelah matang, keluarkan dari kukusan dan dinginkan dahulu sebelum dipotong.



Jumat, 15 Februari 2013

CENIL

Assalamualaykum


Malem mingguan sambil ngemil cenil, asssiiikkkk.... Bertahun-tahun saya nggak bikin cemilan ini karena kalo pingin mending beli jadi aja karena mudah didapatkan.
Lagian saya juga paling nggak suka marut kelapa, hehe....ketauan alasan sebenarnya kan. Kalo beli kelapa parut di pasar, parutannya terlalu halus, nggak panjang-panjang. Tapi untuk setoran Grup DA ya saya bela-belain bikin deh. Alhamdulillah ketika marut kelapa nggak ada insiden berdarah di jari saya. Itu yang bikin saya lega (halah). Gimana cara bikinnya ? Gampang kok. Tapi tantangannya cuma pada pembentukan adonan karena tapioka/acinya mudah mbleber. Jadi ketika bikin adonan sekalian merebus air. Ketika adonan siap dibentuk, airnya sudah mendidih dan setelah dibentuk langsung dicemplungin ke dalam air mendidih.
Yuk bikin yuk...

PR Grup Dapur Aisyah Pebruari 2013
Tema            : Kue basah Tradisional
Nama resep : Cenil
Diolah oleh   : Rina Audie

Bahan :
1/4 butir kelapa agak muda, parut memanjang
sejumput garam halus
250 gr tepung tapioka/kanji/aci
150 ml air dingin suhu ruang
3 lbr daun pandan
1/2 sdt pasta pandan
1/2 sdt pasta strawberry
1/2 sdt pasta orange
gula pasir atau sirup gula merah

Cara membuat :
1. Campur kelapa parut dan garam sampai rata. Kukus selama 15 menit, angkat dan sisihkan.
2. Rebus air dan daun pandan dalam panci sampai mendidih.
3. Sementara menunggu air mendidih, dalam sebuah baskom letakkan tapioka dan tuangi air sedikit demi sedikit sampai menjadi adonan yang bisa dibentuk. Bagi adonan menjadi 3 bagian dan masing-masing bagian beri pasta pandan, strawberry dan orange.
4. Bentuk menjadi bulat-bulat kecil sebesar kelereng. Masukkan ke dalam air mendidih dan biarkan mengapung. Setelah mengapung biarkan beberapa saat supaya matang sampai ke dalam. Angkat dan langsung gulingkan ke atas kelapa parut kukus, aduk rata. Setelah dingin sajikan bersama gula pasir atau sirup gula merah.





Rabu, 06 Februari 2013

TAPE BAKAR

Assalamualaykum


Bayangkan ketika cuaca gelap disertai hujan deras dan hawa dingin. Pasti ingin ngemil yang hangat dan mengenyangkan.
Kali ini untuk membunuh rasa "blangkemen" (hasrat ngemil yang amat sangat---> menurut versi saya pribadi) saya membuat tape bakar. Tapi tapenya tidak main bakar begitu saja ya. Tape ini saya buat menjadi adonan yang didalamnya mengandung margarin dan tepung tapioka, kemudian dibentuk bulat pipih dan dibakar di atas wajan teflon. Setelah matang diguyur susu kental manis, coklat meises/beras dan parutan keju. Dinikmati hangat-hangat sambil membaca buku favorit. Alhamdulillah asiknyaaaa....serasa di surga.....

Bahan :
500 gr tape singkong yang manis dan matang
2 sdm margarin
1,5-2 sdm tepung tapioka/kanji/aci
Susu kental manis, coklat meises dan keju parut secukupnya

Cara membuat :
1. Buang serat tape dan haluskan menggunakan garpu. Campur dengan margarin dan tapioka sampai rata.
2. Panaskan wajan datar teflon dengan api kecil, tanpa diolesi minyak/margarin.
3. Ambil selembar plastik dan letakkan 2 sdm adonan tape diatasnya. Bentuk menjadi bulat pipih.
4. Panggang/bakar sampai kuning kecoklatan di kedua sisinya. Lakukan terus sampai adonan tape habis.
5. Penyajian : letakkan 1 bh tape bakar di atas piring, tuangi susu kental manis, taburi coklat meises. Tutup dengan 1 bh tape lagi, tuangi dengan susu kental manis. Parutkan keju diatasnya. Sajikan hangat.



Senin, 27 Agustus 2012

TAHU ACI

Assalamualaykum



TAHU ACI

Sudah lama saya kepingin praktek resep ini. Tapi berhubung batuk pilek tempo hari jadi tertunda bikin tahu acinya. Resep asli, tahu aci dinikmati bersama bumbu kacang. Berhubung saya sudah kemecer, bumbu kacangnya tidak saya buat.
Cukup dinikmati dengan sambal kecap atau sambal botolan saja. Rasanya lumayan, standar gitu.

Untuk tahu saya pake tahu kuning aja, yang sudah berbumbu. BIkin
tahu aci ini sebenarnya gampang banget. Yang bikin ribet cuma adonan aci/tapiokanya yang selalu mbleber ketika dioles ke permukaan tahu. Karena adonan acinya mbleber, sebagai akibatnya tidak bisa antri. Setelah dioles langsung masuk penggorengan.

Bahan :
6 bh tahu kuning, potong 2 bagian sehingga berbentuk segitiga
100 gr aci/tapioka/kanji
3 siung bawang putih, haluskan
garam dan merica secukupnya
75-100 ml air dingin
2 batang daun bawang, iris halus

Cara membuat :
1. Buat lubang di sisi tahu, haluskan tahu yang telah dikeruk tadi.
2. Campur tahu halus, aci, bawang putih, garam dan merica, aduk halus. Bila suka kaldu bubuk boleh ditambahkan. Masukkan juga daun bawang.
3. Tuangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Adonan yang terbentuk sangat liat dan pekat. Sisihkan.
4. Panaskan minyak goreng yang cukup banyak dengan api sedang cenderung kecil.
5. Ambil sepotong tahu, isi lubangnya sampai penuh. Oleskan juga ke permukaannya.
6. Goreng sampai tahu dan acinya matang. Karena adonan aci sangat pekat, gunakan api agak kecil supaya benar benar matang sampai ke dalam. Angkat tiriskan.

O iya tempo hari mb Anita Ibu EasyCooking sudah posting resep ini dan semakin membuat saya ngiler. Makasih mb Nita, tuk resepnya yaaaa...